Selasa, 29 Januari 2019

Anemia dan Cara Pengobatan yang Tepat


Apa itu anemia?

Penyakit anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah Anda lebih rendah dari jumlah normal.

Anemia juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika Anda memiliki anemia, tubuh Anda tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen. Akibatnya, Anda mungkin merasa lelah atau lemah. Anda juga mungkin memiliki gejala lain, seperti sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Faktor Penyebab Anemia

Penyakit anemia adalah kondisi kelainan darah yang paling sering terjadi di Indonesia dan dapat menyerang siapa saja khususnya wanita, anak-anak, dan orang-orang dengan penyakit kronis. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan Anda terkena penyakit anemia adalah:

Wanita usia produktif (ketika masih mengalami menstruasi) sangat rentan terhadap anemia defisiensi besi karena kehilangan darah dari menstruasi serta tuntutan pasokan darah yang meningkat selama kehamilan. Menstruasi yang terlalu deras selama berhari-hari juga menjadi factor penyabab anemia.

Orang lanjut usia juga mungkin memiliki risiko lebih besar terkena anemia karena pola makan yang buruk dan kondisi medis lainnya. Jadi, faktor penyebab anemia yang kedua ini adalah karena usia.

Bentuk tertentu dari anemia adalah merupakan penyakit keturunan dan bayi mungkin dapat terkena setelah kelahirannya. Penyebab anemia yang ini adalah karena penyakit anemia muncul secara genetis atau faktor keturunan.

Pada beberapa kasus, penyakit anemia yang terjadi selama kehamilan dapat dianggap sebagai sesuatu yang normal. Namun, beberapa jenis anemia dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berdampak hingga seumur hidup.

1. Sesak napas dan sering pusing


Tanpa zat besi atau vitamin B12, tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin, yang memiliki fungsi untuk mengikat oksigen.
Hemoglobin sangat kaya akan zat besi yang memberi warna merah pada darah, dan memungkinkan oksigen untuk berikatan dengan sel.

Jika zat besi atau vitamin B12 dalam tubuh tidak cukup untuk menciptakan jumlah hemoglobin yang memadai, beberapa bagian tubuh tidak akan menerima oksigen yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, hal ini membuat kamu mudah kehabisan atau sesak napas, dan pusing, karena terlalu sedikit oksigen yang ada di kepala.

2. Mudah lelah


Menurut Dr. Andrew Artz, seorang Profesor Ilmu Kedokteran di Universitas Chicago mengatakan bahwa kelelahan disebabkan karena tidak cukupnya zat besi atau vitamin B12, sehingga asupan oksigen untuk bahan bakar yang diperlukan tubuh jadi berkurang. Hal ini akan membuatmu cepat lelah.

3. Tubuhmu terlihat pucat


Jika kamu tidak memiliki sel darah merah yang sehat untuk memberikan oksigen pada organ tubuhmu, maka hal ini menyebabkan kulitmu terlihat tidak sehat. Tanpa zat besi, tidak ada suplai darah yang cukup ke kulit, dan membuat kulitmu terlihat pucat.

4. Dadamu terasa sakit


Ketika hanya ada lebih sedikit sel darah merah sehat yang beredar, jantung harus bekerja lebih keras untuk mengedarkannya ke seluruh tubuh.
Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya dan kamu mungkin mulai merasakan nyeri atau sakit pada bagian dada.

5. Tangan dan kakimu terasa dingin


Tidak cukupnya sel darah merah yang sehat dalam tubuh membuat tangan dan kakimu terasa dingin.
Hal ini disebabkan karena sel darah merah membantu mengirimkan panas dan nutrisi ke sel-sel lainnya, jadi jika kamu kekurangan sel darah merah yang sehat, maka tangan dan kakimu akan terasa dingin.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda harus mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung banyak zat besi.berikut beberapa makanan yang wajib dikonsumsi untuk penderita anemia :

a. Daging


Asupan protein hewani cukup penting untuk pertumbuhan cepat hemoglobin dalam tubuh. Daging seperti daging sapi, kambing, ayam dan hati adalah sumber zat besi yang sangat baik yang diperlukan untuk produksi hemoglobin.
Meski ayam dikatakan sebagai daging tanpa lemak, asupannya tetap bisa memasok tubuh manusia dengan zat besi yang banyak.

b. Buah-Buahan Segar


Semua buah yang memiliki kadar air tinggi seperti jeruk, mangga, dan lemon, memiliki sumber Vitamin C yang sangat penting untuk penyerapan zat besi dalam sel tubuh, sehingga menghasilkan kadar hemoglobin yang cepat.
Stroberi, apel, semangka, jambu biji, dan buah delima juga kaya kandungan zat besi yang bisa langsung meningkatkan jumlah hemoglobin di tubuh seseorang.

c. Seafood


Berbagai jenis makanan laut diperkaya dengan zat besi dan mineral lainnya yang penting untuk pertumbuhan kadar hemoglobin. Tiram merupakan salah satu makanan laut yang biasanya disajikan untuk pasien anemia.

d. Sayuran Segar


Asupan rutin sayuran segar selalu disarankan untuk persediaan besi dan mineral lainnya, serta berbagai jenis vitamin. Kentang, brokoli, tomat, dan labu juga umumnya tersedia untuk menyembuhkan kekurangan zat besi dalam tubuh manusia.
Selain itu bayam dan beberapa sayuran berdaun hijau lainnya juga bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan kadar darah dalam tubuh.

e.  Telur


Telur merupakan salah satu makanan yang paling banyak mengandung zat besi, terutama pada bagian kuningnya. Kuning telur diperkaya dengan mineral dan vitamin,dimana semua orang yang mengalami anemia dianjurkan mengonsumsi makanan yang satu ini.

f. Kacang-kacangan


Anak-anak muda zaman sekarang didorong untuk mengonsumsi kacang mete, kacang tanah, dan kendari untuk memeuhi kebutuhan besi dalam tubuh mereka. Jadi jangan lupa selalu sediakan kacang-kacangan di rumah ya mom!

g. Cokelat


Cokelat merupakan salah satu makanan yang paling digemari oleh banyak orang. Selain rasanya yang lezat, para dokter juga menganjurkan Anda untuk mengonsumsi dark chocolate 2 hari sekali untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian.

Cara Mengobati Anemia

-          Pengobatan harus diarahkan pada penyebab anemia, dan mungkin termasuk:
-          Transfusi darah.
-          Kortikosteroid atau obat lain yang menekan sistem kekebalan tubuh.
-          Erythropoietin, obat yang membantu sumsum tulang Anda membuat lebih banyak sel darah.
-          Suplemen zat besi, vitamin B12, asam folat, atau vitamin dan mineral lainnya .             

Untuk suplemen yang baik untuk penderita anemia, saya anjurkan untuk  mengkonsumsi suplemen alami dari Nutrilite B Complex . Supplement  alami dari Nutrilite b complex ini mengandung :



Yang tentunya sangat bagus untuk mengatasai Anemia .


Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi :

Tlpn/wa : 0856.9281.9898

Trims..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar