Aterosklerosis adalah radang
pada pembuluh darah manusia yang disebabkan penumpukan plak ateromatus.
Arteriosklerosis, menurunnya elastisitas pembuluh darah besar (arteri), akibat
penebalan hialina pada pembuluh dengan diameter antara 40–150 μm yang
menyebabkan stenosis konsentrik pada dinding pembuluh. Pembuluh darah adalah
bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh.
Terdapat tiga jenis pembuluh
darah, yaitu arteri yang berfungsi membawa darah dari jantung, kapiler yang
berfungsi sebagai tempat pertukaran sebenarnya air dan bahan kimia antara darah
dan jaringan serta vena yang membawa darah dari kapiler kembali ke
jantung.Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut
darah ke seluruh tubuh. Ada tiga jenis pembuluh darah, yaitu arteri yang
berfungsi membawa darah dari jantung, kapiler yang berfungsi sebagai tempat
pertukaran sebenarnya air dan bahan kimia antara darah dan jaringan dan vena,
yang membawa darah dari kapiler kembali ke jantung. Pembuluh darah terbesar
adalah aorta.
Proses
terbentuknya plak di pembuluh darah
Adanya cedera pada pembuluh
darah merupakan awal dari terbentuknya plak. Beberapa hal yang dapat
menyebabkan cedera pada pembuluh darah adalah radikal bebas, tekanan darah
tinggi, bakteri, dan virus. Cedera pembuluh darah memicu peradangan yang jika
terjadi terus menerus dalam jangka waktu yang panjang akan memicu terbentuknya
plak.
Proses terbentuknya plak
pembuluh darah diawali dengan adanya penumpukan kolesterol LDL di dalam dinding
pembuluh darah. Semakin banyak yang menumpuk, maka kolesterol LDL akan
mengalami proses oksidasi oleh radikal bebas. LDL yang teroksidasi ini ternyata
menyebabkan iritasi pada dinding pembuluh darah sehingga memicu adanya respon
peradangan.
Salah satu sel-sel radang yang
berperan adalah monosit. Monosit masuk ke dalam dinding pembuluh darah dan akan
berubah menjadi makrofag yang memiliki fungsi untuk “memakan” kolesterol LDL
yang telah teroksidasi. Makrofag tersebut akan terus “memakan” kolesterol LDL
dan jika dilihat dengan mikroskop, makrofag akan terlihat seperti “berbusa”,
oleh karena itu pada akhirnya makrofag akan disebut sebagai foam cell.
Gejala aterosklerosis baru akan
terasa ketika arteri sudah sangat menyempit dan menghambat peredaran darah
menuju jaringan atau organ tubuh. Gejala
yang muncul tergantung pada lokasi terjadinya ateriosklerosis, di antaranya:
-
Aterosklerosis
pada tangan dan kaki; menimbulkan nyeri saat berjalan (klaudikasio).
-
Aterosklerosis
pada ginjal; menyebabkan gagal ginjal dan tekanan darah tinggi.
-
Aterosklerosis
pada jantung; menyebabkan nyeri dada (angina).
-
Aerosklerosis
pada otak; mengakibatkan tangan dan kaki lemah atau kaku, kesulitan bicara,
otot wajah melemah, atau kehilangan penglihatan sementara pada salah satu mata.
Penyebab
Aterosklerosis :
Penyebab pasti aterosklerosis
belum diketahui, namun penyakit ini dimulai saat terjadi kerusakan atau cedera
pada lapisan dalam arteri (endothelium). Kerusakan tersebut dapat disebabkan
oleh:
-
Kadar
kolesterol, trigliserida, serta tekanan darah yang tinggi.
-
Diabetes
atau resisten terhadap insulin.
-
Penyakit
yang menyebabkan peradangan, seperti artritis, infeksi, atau lupus.
-
Kebiasaan
merokok.
-
Obesitas.
Cara mengatasi plak pada pembuluh darah dengan alami :
1.
Makan makanan yang sehat
Pola makan memiliki peranan
penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Dengan makanan
yang tepat, risiko terbentuknya plak pun akan menurun.
Ini makanan yang sebaiknya Anda
pilih atau yang harus dihindari untuk kesehatan pembuluh darah Anda:
- Pilih makanan tinggi lemak sehat
(lemak tidak jenuh). Contohnya minyak zaitun, minyak ikan, ikan (contohnya
salmon atau tuna), alpukat, dan kacang-kacangan.
- Kurangi jumlah daging dan
makanan yang mengandung susu dan produk turunannya. Kalaupun memilih daging,
pilih daging yang mengandung sedikit lemak (tidak pakai kulit).
- Makanlah lebih banyak sayuran.
Sebab selain rendah lemak, sayuran juga menjadi sumber serat yang sangat
diperlukan untuk mengurangi kadar kolesterol.
- Kurangi jumlah gula. Gula dapat
ditemukan dalam makanan proses seperti kukis, es krim, dan minuman manis.
Minuman atau makanan ini tidak mengenyangkan, tetapi hanya tinggi akan gula
tambahan.
- Hindari makanan mengandung lemak
trans. Makanan yang mengandung lemak trans misalnya segala yang digoreng,
makanan kemasan instan, kukis, biskuit, serta margarin.
2.
Olahraga rutin
Kelebihan berat badan dan
obesitas adalah salah satu faktor risiko
utama yang memicu terjadinya penumpukan plak di pembuluh darah. Nah, olahraga
bisa mencegah seseorang punya berat badan berlebih sehingga jauh dari masalah
pembuluh darah.
Olahraga kardio secara teratur
dapat menguatkan jantung dan membantu menangkal terjadinya penumpukan plak.
Beberapa olahraga kardio yang bisa Anda lakukan adalah:
-
Jogging
-
Bersepeda
-
Lari
-
Berenang
-
Senam
aerobik
Untuk mendapatkan hasil yang
maksimal setidaknya lakukan olahraga kardio 30-60 menit dalam sehari sebanyak
3-5 kali seminggu.
3.
Minum teh herbal
Minum teh herbal seperti teh
hijau, teh hitam, teh jahe, adalah pilihan yang tepat untuk kesehatan jantung
dan pembuluh darah Anda.
Sebuah penelitian menunjukan
bahwa minum 6 cangkir salah satu teh herbal yakni teh rooibos tiap hari, selama
6 minggu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Penelitian lainnya juga menunjukan
bahwa teh hijau juga dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah. Dengan
menurunnya kadar LDL, itu artinya risiko terbentuknya plak akan semakin kecil.
4.
Stop merokok
Seperti yang dilaporkan , rokok
merupakan faktor risiko utama yang membuat pembuluh darah tersumbat. Rokok
secara langsung dapat merusak pembuluh darah arteri dan dapat membuat tumpukan
lemak semakin cepat terbentuk di pembuluh darah.
Untuk mencegah dan membersihkan
pembuluh darah dari plak Anda bisa mengonsumsi makanan sehat. Berikut makanan
yang bisa bersihkan pembuluh darah dari tumpukan plak.
1.
Buah Alpukat
Buah alpukat disebut sebagai
buah paling sehat didunia, ini karena buah alpukat adalah buah sumber lemak tak
jenuh yang cukup banyak.
Tapi tenang, lemak yang
dikandung dalam buah alpukat adalah lemak sehat. Jadi saat anda disarankan
untuk sering makan buah ini untuk meningkatkan asupana lemak sehat untuk
mengurangi lemak jahat dalam tubuh Anda.
2.
Kacang Almond
Kacang almond sama seperti buah
alpukat, mengandung banyak lemak sehat yang sangat berguna sekali memerangi
kadar lemak jahat yang menumpuk di pembuluh darah.
3.
Ikan Laut
Salmon, tuna, tongkol dan jenis
ikan laut sangat sehat sekali untuk kamu konsumsi. Ikan merupakan makanan yang
mengandung asam lemak omega-3 yang berguna sekali untuk mengusir lemak jahat di
tubuh Anda. Nah jika anda ingin membersihkan lemak yang menumpuk di pembuluh
darah.
4.
Oatmeal
Oatmeal merupakan makanan
terbaik untuk menurunkan kadar lemak jahat dan kolesterol jahat dalam tubuh.
Oatmeal juga makanan kaya serat
yang sangat berguna sekali untuk kesehatan pencernaan kamu. Makan oatmeal
setiap hari bisa membantu tubuh menghancurkan tumpukan plak dalam pembuluh
darah, selain itu ini membiasakan makan oatmeal setiap hari juga membantu
mencegah tumpukan plak itu kembali.
5. Mengkonsumsi Suplemen Alami
Suplemen Alami
seperti Nutrilite Salmon Omega-3 Complex , memiliki banyak manfaat. Dengan mengkonsumsi
suplemen Nutrilite Salmon Omega-3 complex secara teratur , anda bisa
mendapatkan tubuh dan pikiran yang sehat .
Minyak salmon
di gunakan untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler. Para peneliti percaya
bahwa minyak salmon sangat berguna sebagai ukuran perlindungan terhadap
serangan jantung . minyak salmon dikatakan sebagai pasokan yang sangat baik dari
nutrisi esensial bagi tubuh. Minyak salmon juga di kemas dengan asam lemak
essensial. Ini membantu dalam pengurangan penyakit seperti asma, batu empedu ,
prosiaris, arthritis , aterosklerosis, penyakit crohn , dll.
Cara
Pemesanan Hubungi :
Tlpn/wa :
0856.9281.9898
Trims ..









Tidak ada komentar:
Posting Komentar