Sakit saraf
adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada sistem saraf. Ketika sistem saraf
terganggu, maka penderitanya bisa kesulitan bergerak, berbicara, menelan,
bernapas, atau berpikir. Penderita juga bisa mengalami gangguan pada ingatan,
panca indera, atau suasana hati.
Sistem saraf
manusia dibagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Saraf pusat manusia terdiri atas otak dan saraf tulang belakang. Saraf tepi
terdiri dari serabut saraf yang bertugas menghubungkan antara berbagai organ
tubuh manusia dengan sistem saraf pusat. Secara bersama-sama, ketiga bagian
sistem saraf tersebut berfungsi mengontrol semua fungsi tubuh.
Maka dari itu menjaga kesehatan sistem saraf otak sangat di perlukan, karena sistem saraf otak merupakan sitem saraf yang paling utama. Kemudian, apa sajakah yang harus dilakukan untuk menjaga sistem saraf otak ?? yuk simak diantaranya..
1. Melakukan aktivitas fisik
Bukti ilmiah
yang meneliti tentang kesehatan otak menyatakan sampai saat ini olahraga yang
paling baik dilakukan untuk kesehatan otak adalah dengan melakukan aerobik dan
fitness. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa aerobik dapat
menurunkan tingkat risiko demensia pada orang dewasa. Sebuah penelitian
menunjukkan bahwa orang yang rata-rata melakukan aerobik 30 menit per hari dan
melakukannya rutin setidaknya lima kali dalam seminggu, dapat meningkatkan
kemampuan nalar dan meningkatkan massa otak. Selain itu, percobaan melakukan
aerobik pada orang yang memiliki gangguan kognitif, membuktikan bahwa terjadi
peningkatan kognitif secara perlahan-lahan.
Olahraga dapat
membantu sirkulasi darah lancar, menurunkan stress, menstimulasi hormon yang
dapat memperbaiki mood serta membuat tidur lebih nyenyak. Olahraga lain seperti
dance sport, olahraga yang melatih kelenturan dan kekuatan otot, terbukti lebih
baik untuk kesehatan otak dibandingkan dengan olahraga yang sederhana seperti
berjalan atau jogging. Sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 kali per minggu dengan
masing-masing 30 menit per sesi.
2. Mengonsumsi makanan yang sehat
Ingatlah bahwa
Anda makan untuk keseluruhan tubuh Anda, termasuk untuk kesehatan otak. Oleh
karena itu, makanlah sesuai dengan kebutuhan, kurangi gula, gara, dan lemak
jenuh tinggi. Memperbanyak konsumsi serat dari sayur, buah, dan karbohidrat
kompleks seperti gandum. Makanlah makanan yang mengandung asam folat, B6, dan
B12 yang dapat mencegah penurunan daya ingat Anda. Sayuran yang berwarna hijau
tua biasanya mengandung banyak vitamin B6 dan B12.
3. Sering terlibat dalam kegiatan sosial
Hasil penelitian
yang dilakukan pada orang-orang yang mengalami demensia, menunjukkan bahwa
dengan melakukan kegiatan sosial, membangun koneksi, dan berkomunikasi dengan
orang lain, dapat menurunkan tingkat demensia mereka. Interaksi yang dilakukan
dengan keluarga, teman, atau, kerabat lainnya, terbukti mampu dapat
memperlambat penurunan ingatan pada usia dewasa. Selain itu, bersosialisasi
dengan lingkungan sekitar dapat menghindarkan kita dari stress dan depresi,
meningkatkan rasa nyaman, dan meningkatkan kapasitas intelektual.
4. Olahraga otak
Kegiatan seperti
main alat-alat musik, main catur, atau mengisi teka-teki silang merupakan hal
sederhana yang dapat membuat otak Anda ‘berolahraga’. Dengan melakukan hal
tersebut, Anda dapat meningkatkan kemampuan nalar dan daya ingat, meningkatkan
jumlah sel otak, serta dapat menurunkan risiko demensia. Selain bermain, Anda
juga dapat membaca novel, mempelajari bahasa asing, atau mempelajari hal-hal
baru. Hal tersebut mengharuskan otak mengingat berulang-ulang, dengan begitu
membuat otak terus melakukan ‘olahraga’ dan membuatnya sehat.
5. Istirahat dan tidur cukup
Durasi tidur
yang dianjurkan dalam sehari adalah 6 jam per hari-untuk orang dewasa. Dengan
tidur setidaknya 6 jam per hari, dapat memulihkan kondisi tubuh Anda,
meningkatkan mood dan sistem kekebalan tubuh, serta dapat menurunkan risiko
terkena Alzheimer.
6. Menghindari berbagai faktor risiko
Menghindari
berbagai hal yang dapat mengganggu kesehatan otak Anda seperti, hipertensi,
overweight, memiliki kolesterol tinggi dan depresi. Hipertensi, obesitas, dan
kolesterol tinggi dapat mengganggu kesehatan otak karena dapat menyebabkan
penyumbatan pada pembuluh darah yang juga bisa terjadi pada pembuluh darah di
otak. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan dua kali risiko lebih tinggi
terkena Alzheimer dibandingkan dengan orang yang tidak merokok sama sekali.
7. Mengkonsumsi suplemen
alami
Untuk menjaga
kesehatan saraf otak, kita juga dapat mengkonsumsi suplemen alami secara rutin
seperti suplemen alami dari Nutrilite Salmon Omega-3 Complex. Nutrilite
salmon omega-3 complex sangat membantu untuk menjaga sistem saraf otak, karena
dalam Nutrilite salmon omega-3 complex ini mengandung sari pati ikan salmon
yang memang sangat baik untuk kesehatan saraf otak kita.
Untuk pemesanan
dan konsultasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Tlpn/wa : 0856.9281.9898
Trims..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar