Selasa, 26 Maret 2019

Tips Menjaga Kesehatan Otak dan Tulang Belakang


Otak perlu dijaga kesehatannya. Beberapa hal bisa dilakukan. Dari mulai mencari cara menghilangkan stres seperti rileksasi dengan mendengarkan musik atau meditasi, hingga mengkonsumsi makanan jenis tertentu untuk menjaga kesehatannya.

Kemudian didalam tulang belakang juga terdapat lorong yang disebut Spinal Canal yaitu tempat sumsum tulang belakang (saraf pusat) berada. Tulang belakang juga berfungsi melindungi sumsum tulang belakang, setiap ruas tulang belakang terdapat celah atau lubang tempat keluarnya percabangan saraf yang menghubungkan saraf pusat/otak dengan organ organ dalam tubuh,( misalnya: jantung, lever, pankreas, limpa, empedu, lambung, paru-paru, ginjal) dan anggota gerak tubuh atau bagian tubuh lainnya.

Kelainan tulang belakang dapat menyebabkan terganggunya saraf saraf tulang belakang sehingga memungkinkan juga terganggunya kesehatan dan fungsi organ organ tubuh lainnya. Dengan kata lain, menyehatkan tulang belakang berarti menyehatkan pula seluruh organ organ dalam tubuh dan anggota gerak tubuh.
Kemudian untuk menjaga kesehatan otak dan sumsum tulang belakang, bagaimanakah caranya. Berikut ini diantaranya.

1.       Mengonsumsi makanan yang sehat

Ingatlah bahwa Anda makan untuk keseluruhan tubuh Anda, termasuk untuk kesehatan otak. Oleh karena itu, makanlah sesuai dengan kebutuhan, kurangi gula, gara, dan lemak jenuh tinggi. Memperbanyak konsumsi serat dari sayur, buah, dan karbohidrat kompleks seperti gandum. Makanlah makanan yang mengandung asam folat, B6, dan B12 yang dapat mencegah penurunan daya ingat Anda. Sayuran yang berwarna hijau tua biasanya mengandung banyak vitamin B6 dan B12.

2.        Sering terlibat dalam kegiatan sosial

Hasil penelitian yang dilakukan pada orang-orang yang mengalami demensia, menunjukkan bahwa dengan melakukan kegiatan sosial, membangun koneksi, dan berkomunikasi dengan orang lain, dapat menurunkan tingkat demensia mereka. Interaksi yang dilakukan dengan keluarga, teman, atau, kerabat lainnya, terbukti mampu dapat memperlambat penurunan ingatan pada usia dewasa. Selain itu, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dapat menghindarkan kita dari stress dan depresi, meningkatkan rasa nyaman, dan meningkatkan kapasitas intelektual.

3.        Olahraga otak

Kegiatan seperti main alat-alat musik, main catur, atau mengisi teka-teki silang merupakan hal sederhana yang dapat membuat otak Anda ‘berolahraga’. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat meningkatkan kemampuan nalar dan daya ingat, meningkatkan jumlah sel otak, serta dapat menurunkan risiko demensia. Selain bermain, Anda juga dapat membaca novel, mempelajari bahasa asing, atau mempelajari hal-hal baru. Hal tersebut mengharuskan otak mengingat berulang-ulang, dengan begitu membuat otak terus melakukan ‘olahraga’ dan membuatnya sehat.

4.        Perhatikan posisi duduk

Duduklah dengan cara yang benar, yakni dengan menempelkan seluruh punggung ke sandaran kursi yang tegak, dan meletakkan telapak kaki di lantai, tidak menggantung atau selonjor.

5.        Jangan tergesa-gesa

Jangan berjalan tergesa-gesa atau terlalu cepat. Jalanlah dengan punggung lurus dan perut 'terkunci', pandangan ke depan, dan bahu tidak melengkung ke depan.

6.        Tidur menggunakan kasur yang nyaman

Salah satu hal yang membuat rasa pegal dan berujung pada nyeri bagian tulang adalah posisi tidur yang salah. Terkadang kita tidur tanpa mempedulikan kondisi kasur. Padahal kondisi kasur yang keras dan tidak nyaman akan sangat berpotensi menimbulkan gejala pegal-pegal pada bagian tulang.
Untuk itu, usahakanlah tidur dengan menggunakan kasur yang empuk dan nyaman, sebagai cara menjaga kesehatan tulang.

7.        Jaga pikiran agar tetap aktif

Para ilmuwan telah menemukan bahwa ketika menjaga pikiran tetap aktif, keterampilan berpikir akan tetap tajam. Dilansir dari laman WebMd, aktivitas seperti permainan, teka-teki silang, dan aktivitas mental lainnya dapat membantu meningkatkan daya ingat. Melakukan kegiatan seperti menggambar, melukis, seni dan kerajinan lainnya juga dapat membantu memperbaiki fungsi otak. 

8. Latihan fisik Latihan fisik 

tidak hanya menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan mengurangi stres, namun bisa membantu perkembangan sel otak baru. Dilansir dari New York Times, penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa tikus yang melakukan aktivitas fisik dapat melipatgandakan jumlah neuron baru yang diproduksi di otak. Hal ini juga dapat menunda kemungkinan demensia pada manusia.

9.        Membersihkan rumah

Sekarang, Anda tak punya alasan untuk malas membersihkan rumah. Penelitian membuktikan bahwa orang yang melakukan kegiatan fisik secara aktif setiap hari seperti memasak, membersihkan rumah, dan bermain kartu memiliki tingkat risiko terkena Alzheimer yang lebih rendah.

10.        Belajar bahasa asing

Beberapa artikel penelitian memberikan bukti bahwa mempelajari bahasa asing bisa meningkatkan kemampuan kognitif dan mencegah otak mengalami kerusakan. Orang yang menguasai sedikitnya dua bahasa memiliki risiko lebih rendah untuk terkena demensia.

11.   Konusmsi suplemen alami

Suplemen merupakan pelengkap kebutuhan nutrisi pada tubuh kita. Suplemen bukan pengganti makanan sepenuhnya. Anda tetap perlu mengonsumsi berbagai macam makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari. Artinya, suplemen tampil untuk melengkapi atau menambah asupan makan Anda. seperti mengkonsumsi suplemen alami Nutrlite Salmon Omega -3 Complex. Nutrilite Salmon Omega-3 Complex berbahan dasar sari pati ikan salmon yang sangat baik untuk otak dan sumsum tulang belakang.




Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut silahkan hubungi :

Tlpn/wa : 0856.9281.9898

Trims..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar