Rabu, 06 Maret 2019

Tips Mencegah atau Mengatasi Anemia Secara Alami


Apakah Anda sering merasa pusing, gampang lelah, kedinginan, atau sulit bernapas? Hati-hati  karena gejala tersebut merupakan gejala anemia. Kondisi tersebut terjadi saat sel darah merah, konsentrasi hemoglobin, dan protein pada sel darah merah Anda rendah. Anemia bisa terjadi karena kurangnya zat besi dalam tubuh. Berdasarkan sebuah penelitian menunjukan kurang zat besi dalam darah dapat dikaitkan dengan tingginya risiko demensia – penurunan fungsi otak yang berpengaruh pada cara berpikir dan berinteraksi. Lalu bagaimana tips mencegah atau mengatasi anemia? yuk simak tips-tips seperti dibawah ini ..

1. Asupan makanan mengandung zat besi

Pastikan asupan zat besi terpenuhi lewat makanan. Konsumsi makanan mengandung zat besi dapat membantu mencegah anemia. Makanan ini misalnya daging dan kerang. Orang dapat memilih daging merah seperti hati sapi serta keluarga kerang-kerangan seperti kerang hijau atau udang. Selain daging dan kerang, sumber zat besi lain dapat diperoleh dari kacang-kacangan, sayuran hijau seperti bayam dan kale.

2. Tingkatkan asupan vitamin C dan folat

Asupan makanan yang mengandung zat besi perlu didukung dengan asupan vitamin C dan folat. Keduanya membantu tubuh memaksimalkan penyerapan zat besi. Vitamin C bisa didapat dari konsumsi paprika, kale, brokoli, jeruk, stroberi, nanas dan bayam. Sedangkan folat bisa diperoleh lewat bahan pangan yang sama termasuk jeruk dan sayuran hijau. Folat bisa pula ditemui pada pisang, roti dan sereal yang difortifikasi.

3. Konsumsi makanan mengandung vitamin B12

Langkah pencegahan anemia dapat dilakukan lewat konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12. Tak hanya mencegah anemia, vitamin B12 berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan zat besi seperti halnya vitamin C dan folat.
Orang dapat mengonsumsi beberapa sumber pangan yang mengandung vitamin B12 antara lain, ikan seperti salmon dan tuna, kerang-kerangan, telur, produk susu seperti keju dan yogurt, sereal fortifikasi dan produk kedelai misalnya susu kedelai, edamame dan tahu.

4. Tunda pemberian susu sapi untuk anak di bawah 1 tahun

William Sears dan Martha Sears serta beberapa dokter pediatrik lewat situs Ask dr Sears menyebut Committee on Nutrition of the American Academy of Pediatrics merekomendasikan orang tua untuk menunda pemberian susu sapi untuk bayi. Sebaiknya bayi diberi susu sapi saat usianya di atas satu tahun.
Ada dua alasan yakni, kandungan zat besi dalam susu sapi rendah dan susu sapi dapat menimbulkan iritasi pada usus sehingga berisiko terjadi pendarahan dan hilangnya zat besi. Kombinasi kurangnya asupan zat besi membuat anak mengalami anemia.

5. Kombinasi makanan dengan baik

Saran asupan makanan yang diberikan tidak semata-mata dipilih salah satu kemudian dikonsumsi secara berlebihan. Justru makanan dapat dikombinasikan demi memperoleh manfaat maksimal. Contoh kombinasi makanan yang dapat diaplikasikan seperti, spageti dengan daging plus saus tomat, daging dengan kentang, ayam didampingi brokoli, lada dan tomat, buah segar plus kismis.

6. Memasak dengan alat berbahan besi

Tak ada salahnya memasak dengan alat masak berbahan besi. Asam pada makanan yang dimasak dapat mengikis zat besi pada alat masak. Salah satu bahan makanan yang asam, saus tomat, jika dimasak pada wajan atau panci besi dapat membuat kandungan zat besinya meningkat. Bahan makanan asam yang lain misalnya, cuka, anggur merah, perasan lemon atau jeruk nipis juga dapat meningkatkan kandungan zat besi pada makanan olahan jika dimasak dalam alat berbahan besi.

7. Buat roti dengan gandum yang kaya zat besi

Roti umumnya tak banyak mengandung zat besi. Hal ini akibat penggunaan gandum yang rendah zat besi. Gandum yang tinggi zat besi seperti amaranth yakni sekitar 8 miligram per setengah cangkir dan quinoa sebanyak 9 miligram per setengah cangkir. Sedangkan gandum yang rendah zat besi yakni barley, sekitar empat miligram zat besi per setengah cangkir. Sebaiknya membuat roti atau memilih konsumsi roti dengan campuran gandum yang tinggi zat besi.

8. Konsumsi Suplemen Alami

Suplemen alami memang sangat membantu untuk kesembuhan penyakit anemia, seperti mengkonsumsi suplemen alami Nutrilite B complex. Nutrilite B complex ini sangat membantu untuk penderita anemia. Nutrilite Natural B Complex aadalah suplemen vitamin B kompleks dari bahan alami. Terdiri dari 7 macam vitamin B (vit B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan B12), membantu memenuhi kebutuhan Vitamin B tubuh Anda. 



Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut silahkan hubungi :

Tlpn/wa : 0856.9281.9898

Trims

Tidak ada komentar:

Posting Komentar