Senin, 15 April 2019

11 Jenis Makanan Yang Baik Untuk Anak Dalam Masa Pertumbuhan


Sebagai ibu, Anda tentu menginginkan yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Bahkan banyak ibu yang rela menghabiskan uangnya untuk membeli aneka makanan bervitamin tinggi supaya anak bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Agar pertumbuhan otak anak jadi lebih maksimal, bahan makanan yang dibeli tidak boleh sembarangan pilih.
Dari sekian banyak jenis makanan yang bergizi tinggi, berikut 8 makanan yang dipercaya sangat bagus untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

1.        Susu
Susu kaya akan protein, kalsium, kalium, dan vitamin D yang bagus untuk pertumbuhan tulang, sistem saraf, otot tubuh, dan bagus untuk pertumbuhan otak anak. Selain itu, susu juga mengandung zat karbohidrat yang baik untuk mengurangi rasa lapar pada si buah hati. Konsumsi susu secara rutin, minimal dua kali sehari agar tubuh anak sehat, begitu juga dengan pertumbuhan otaknya.

2.        Telur
Kandungan protein yang terdapat pada kuning telur sangat bagus untuk pertumbuhan otak anak. Selain itu, telur juga mengandung kolin yang bagus untuk menajamkan ingatan. Sebuah studi di Universitas Boston membuktikan kalau daya ingat seseorang yang rajin mengonsumsi telur lebih tinggi daripada yang jarang mengonsumsi telur.
Selain bagus untuk anak-anak, telur juga bagus bagi orang yang sudah lansia supaya ingatan tetap tajam meskipun umur sudah menua.

3.        Selai kacang
Sebuah studi menunjukkan bahwa mengenalkan produk dari kacang tanah pada usia dini dapat mengurangi risiko alergi pada produk kacang di kemudian hari. Selai kacang mengandung nutrisi seperti  protein nabati, vitamin E, dan lemak tak jenuh tunggal yang sehat.
Dr. Tanya mengaku dia suka memberikan selai kacang tanpa gula dengan oatmeal pada anaknya. Takarannya adalah satu sendok teh selai kacang dicampur dengan satu ons oatmeal khusus bayi.
“Pada usia 8 bulan, ibu bisa mulai memberikan selai kacang secara langsung. Pastikan selainya tidak terlalu banyak. Ibu juga bisa memberikannya dengan jari dan biarkan bayi menjilatinya sampai bersih.”

4.        Jus buah
Dr. Tanya secara tegas menyatakan bahwa orangtua tidak boleh memberikan jus buah pada bayi sampai kapan pun. Mengapa demikian?
Jus buah dianggap menghilangkan segala kebaikan yang ada pada buah segar. Bahkan, 100%  jus buah buatan sendiri juga tidak mengandung serat.
Peran jus buah tidak bisa menggantikan buah utuh yang asli. Terlebih jika Anda menggunakan jus buah kemasan yang cenderung mengandung banyak gula dan pemanis buatan.

5.       Salmon
Kandungan asam lemak omega-3 pada salmon menjadikan ikan tersebut sebagai makanan wajib konsumsi untuk balita dan anak-anak. Khasiatnya? Menjaga perkembangan otak, mencegah depresi, dan menurunkan risiko inflamasi.

6.       Jeruk
Buah ini dipuji karena kandungan vitamin C-nya. Satu buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang cukup untuk dua hari. Jeruk juga kaya serat, betakaroten, dan karotenoid lainnya. Selain itu, pemanis alami pada jeruk berasal dari glukosa, fruktosa, serta sukrosa.
Kulit jeruk jadi sumber pectin yang baik yang merupakan serat dan flaovonoid yang bisa larut dan baik untuk mencegah demam.
Karena banyaknya manfaat buah jeruk, Ibu perlu mendorong anak minum perasan jeruk atau makan jeruk setiap hari. Juga kombinasikan jeruk dan wortel dalam jus untuk meningkatkan sistem kekebalan.

7.       Oatmeal
Sebuah penelitian pernah menyebutkan kalau balita dan anak-anak yang makan oatmeal lebih mampu berkonsentrasi dan penuh perhatian ketika di sekolah. Oatmeal juga kaya serat yang baik bagi pencernaan.

8.        Gandum
Kandungan nutrisi berupa Vitamin A, E, B6, saponin, kalsium, zat besi, dan mineral yang terdapat pada gandum sangat bagus untuk meningkatkan kinerja otak si kecil. Selain itu, gandum juga rendah lemak dan memiliki serat tinggi yang sangat baik untuk melepaskan kandungan glukosa berlebih yang terdapat pada tubuh si kecil.

9.        Daging Segar
Daging memiliki peran besar dalam pertumbuhan otak dan tulang si kecil. Oleh sebab itu, berikan si kecil asupan daging yang cukup agar pertumbuhan tubuhnya lebih bagus. Pilihlah jenis daging merah yang masih segar. Tapi, batasi juga jumlah konsumsi daging karena daging memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.

10.    Kacang - kacangan
Kacang-kacangan mengandung karbohidrat tinggi sebagai sumber energi pada bayi. Selain itu, ada juga kandungan protein yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Sehingga kemampuan berpikir akan meningkat, daya ingatnya juga tentu lebih tajam.

11.   Mengkonsumsi suplemen vitamin
Mengkonsumsi vitamin bagi  anak memang sangat dianjurkan, seperti mengkonsumsi suplemen vitamin dari Nutrilite chewable call mag. Nutrilite chewable call mag ini mengandung 270 mg dan 20 mg magnesium yang dapat digunakan untuk suplementasi kalsium dan magnesium pembentukan tulang, gigi dan memnuhi kebutuhan nutrisi harian pada anak.

Untuk pemesanan dan konsultasi lebih lanjut, hubungi :

Tlpn/wa : 0856.9281.9898

Trims ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar